Career Day 2026 Buka 75 Lowongan, Target Serap 850 Tenaga Kerja

Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Career Day 2026 dengan menghadirkan 25 perusahaan dan membuka 75 lowongan pekerjaan yang diproyeksikan dapat menyerap hingga 850 tenaga kerja baru.

Career Day 2026 digelar melalui kolaborasi Kemnaker, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia), dan DBS Foundation dalam program You RISE (Youth be Ready, Inclusive, Skilled, Empowered).

Lowongan yang tersedia berasal dari sejumlah sektor, mulai dari ritel, teknologi informasi (TI), perbankan, hingga perhotelan. Sebanyak 15 lowongan juga disediakan secara khusus bagi pencari kerja penyandang disabilitas untuk posisi contact center di salah satu institusi perbankan nasional.

Kandidat Sudah Diseleksi Sebelum Career Day

Berbeda dari bursa kerja konvensional, proses rekrutmen Career Day 2026 telah dimulai sebelum acara berlangsung.

Seleksi awal dan penyaringan CV dilakukan oleh HR perusahaan sejak satu minggu sebelumnya secara daring melalui portal resmi bursa kerja Kemnaker.

Sebanyak 200 pencari kerja terpilih juga mendapatkan pelatihan hard skills dan soft skills sebelum mengikuti proses rekrutmen.

Dengan mekanisme tersebut, perusahaan dapat bertemu dan melakukan wawancara secara langsung dengan kandidat yang sebelumnya telah melalui proses seleksi.

Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker Sugeng Heri Suseno mengatakan perusahaan juga perlu mengubah cara pandang dalam mencari kandidat.

“Paradigma kita harus berubah. Kita tidak lagi sekadar mencari ‘pekerja yang patuh’, melainkan membutuhkan ‘talenta yang tangkas’,” ujar Sugeng.

Ia juga mendorong perusahaan untuk menerapkan prinsip “hire for attitude and potential, train for skills”, dengan melihat potensi dan sikap kandidat serta mengembangkan keterampilan mereka setelah bergabung.

1,4 Juta Penempatan Tenaga Kerja hingga Agustus 2026

Kemnaker mencatat hingga Agustus 2026 terdapat 1.411.857 penempatan tenaga kerja yang berasal dari sektor swasta maupun instansi pemerintah.

Pemerintah juga terus mendorong sejumlah program untuk membantu lulusan memasuki pasar kerja, di antaranya melalui pemagangan dan penyelenggaraan bursa kerja.

Program You RISE sendiri per Juli 2026 tercatat telah membuka akses pekerjaan bagi 703 anak muda di Jakarta, Surabaya, Medan, dan wilayah sekitarnya.

Dari jumlah tersebut, 66 persen merupakan perempuan muda dan 2 persen penyandang disabilitas.

Salah satu peserta, Chelsy Noya, mengaku mendapatkan kesempatan bertemu dan mengikuti wawancara dengan lebih dari 20 perusahaan dalam Career Day.

Setelah mengikuti pelatihan You RISE, ia merasa lebih percaya diri dalam menyusun CV dan menghadapi wawancara kerja. Dari proses tersebut, Chelsy mendapatkan undangan untuk mengikuti tahap tes berikutnya di salah satu perusahaan sektor ritel.

Career Day 2026 juga menyediakan fasilitas konseling karier melalui Career Corner serta sesi yang membahas kemampuan membangun jejaring dan pentingnya pembelajaran berkelanjutan.

Di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat, program ini mencoba mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja yang telah dibekali keterampilan sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi kelompok yang selama ini menghadapi hambatan memasuki dunia kerja.

Menurut kamu, apa yang paling dibutuhkan anak muda agar lebih mudah mendapatkan pekerjaan: lebih banyak lowongan, keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, atau proses rekrutmen yang lebih inklusif?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *